Warga Minta Dinas Terkait Turun Tangan, Jika Terbukti Ada Pelanggaran Harus Ditindak Tegas
BATU BARA – Kondisi air Sungai Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, kembali menjadi sorotan masyarakat. Air sungai yang terlihat menghitam diduga berkaitan dengan pembuangan limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas dan menggantungkan kehidupan di sekitar aliran sungai.
Keluhan tersebut disampaikan oleh salah seorang masyarakat yang memiliki hobi memancing, Ismarulah. Ia mengatakan bahwa kondisi air sungai yang menghitam bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah berulang kali.
Bahkan, persoalan tersebut juga telah disampaikannya melalui media sosial agar mendapat perhatian publik dan pemerintah.
Ismarulah berharap dinas terkait tidak tinggal diam dan segera menindaklanjuti kondisi air Sungai Sei Suka. Menurutnya, persoalan ini perlu mendapat perhatian serius agar tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.
Sementara itu, tokoh pemerhati lingkungan hidup dari Lentera Nusantara, M. Darwis alias Kijong, mengaku sangat menyayangkan kondisi tersebut.
“Iya, sangat menyakitkan melihat kondisi sungai seperti ini. Sungai merupakan sumber kehidupan masyarakat yang harus dijaga, bukan dibiarkan mengalami kerusakan. Jika benar perubahan warna air sungai ini disebabkan oleh limbah PKS, maka harus ada tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ungkapnya.
Ia juga berharap Dinas Lingkungan Hidup bersama instansi terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan, mengambil sampel air, serta menguji kualitas air sungai guna memastikan penyebab terjadinya perubahan warna tersebut.

Menurutnya, pengawasan terhadap pengelolaan limbah perusahaan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat dugaan pencemaran lingkungan.
Sungai adalah sumber kehidupan. Jangan biarkan kepentingan indust7ri mengorbankan kelestarian lingkungan dan hak masyarakat untuk mendapatkan air yang bersih.
Masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Batu Bara segera mengambil langkah nyata, transparan, dan tegas demi melindungi lingkungan hidup.




