Friday, January 16, 2026
Google search engine
HomeBlogKPAD Batubara Wujudkan Kepedulian dengan Edukasi dan Tali Asih di Pesantren Al-Itqon

KPAD Batubara Wujudkan Kepedulian dengan Edukasi dan Tali Asih di Pesantren Al-Itqon

Garis62 – BATUBARA  | Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Batubara melakukan kunjungan edukatif ke Pondok Pesantren Al-Itqon Batubara pada Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KPAD dalam memperkuat perlindungan anak serta memastikan terpenuhinya hak-hak anak di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua KPAD Batubara, Helmi Syam Damanik, SH., MH., bersama para komisioner Sony Aghata Siahaan, S.Pd., Evi Chandra, Putri Waradani, SH., Winda Fadilla Lubis, SH., Ikhsan Matondang, SH., serta sejumlah staf. Rombongan disambut hangat oleh pimpinan pesantren, Ustaz Milhan Sayuti, dan para ustaz pengajar.

Sebagai lembaga yang fokus pada perlindungan anak, KPAD Batubara menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan.

Dalam sesi penyuluhan, tim KPAD menjelaskan poin-poin utama yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Materi ini mencakup hak anak untuk mendapatkan perlindungan dari kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran sesuai Pasal 76A–76L.

Selain itu, KPAD Batubara menekankan kewajiban lembaga pendidikan dalam menyediakan lingkungan belajar yang aman dan bebas kekerasan sebagaimana tertuang dalam Pasal 54. Hak anak atas pendidikan, pengasuhan yang layak, serta perlakuan tanpa diskriminasi sesuai Pasal 9 dan Pasal 13 juga menjadi materi inti. KPAD turut mengingatkan peran negara dan pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan yang diatur pada Pasal 21 dan 22.

Melalui edukasi tersebut, para santri dibekali pemahaman mengenai cara mengenali bentuk-bentuk kekerasan, prosedur melapor, dan langkah yang harus dilakukan ketika menjadi korban maupun saksi. KPAD Batubara menilai edukasi langsung merupakan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan anak di pesantren.

Sebagai bentuk kepedulian, KPAD Batubara juga memberikan tali asih berupa perlengkapan kebutuhan santri dan paket sembako. Bantuan ini menjadi dukungan nyata terhadap kesejahteraan anak-anak yang tinggal di lingkungan pesantren.

Ketua KPAD Batubara, Helmi Syam Damanik, menegaskan komitmen lembaganya dalam memastikan tumbuh kembang anak yang aman dan terlindungi.

“Anak harus tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi. Edukasi seperti ini adalah ikhtiar bersama untuk memastikan para santri mendapatkan hak mereka sesuai undang-undang,” ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Itqon Batubara, Ustaz Milhan Sayuti, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap program edukasi perlindungan anak dari KPAD Batubara dapat berlanjut dan semakin memperkuat pemahaman para santri mengenai hak-hak mereka.

Dengan adanya kegiatan ini, KPAD Batubara menegaskan bahwa pengawasan dan edukasi mengenai perlindungan anak harus menjadi prioritas di seluruh lembaga pendidikan, termasuk pesantren, demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas kekerasan bagi seluruh anak di Kabupaten Batubara.(RGS)

SC:Ferari

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments