Friday, March 6, 2026
Google search engine
HomeBlogKekuasaan dan Nafsu Bertabrakan, Pejabat Dukcapil Batu Bara Digerebek di Medan

Kekuasaan dan Nafsu Bertabrakan, Pejabat Dukcapil Batu Bara Digerebek di Medan

Garis62 – Medan Pejabat-pejabat Kantor Dukcapil di Kabupaten Batu Bara yang sehari-hari sibuk mengurus KTP, KK, surat kemarian dan surat kelahiran, mendadak berubah menjadi studio shooting drama perselingkuhan-romantis antara bos dan bawahan.

Plot twist terjadi saat seorang pejabat dengan status Kepala Bidang berinisial RY bersama seorang tenaga honorer YD kepergok aparat Polda Sumut di sebuah kamar penginapan murah di Kota Medan.

Yang membuat kisah ini lebih pedas? Keduanya masih memiliki pasangan sah dan sama-sama punya anak yang menuggu mereka pulang di rumah, berharap ayah dan ibu pulang bawa jajan.

Justru yang terjadi, mereka pergi bukan untuk kerja tapi keperogok selingkuh, Situasi ini sontak mengejutkan masyarakat dan menimbulkan perbincangan hangat tentang batasan moral dan integritas pejabat yang tercela selama ini dibiayai oleh negara melalui pajak rakyat dan dilantik dengan sumpah pakai Alquraan, justru keperogok selingkuh dengan bawahan dan melakukan perbuatan tercela.

RY, yang dikenal sebagai pejabat struktural mestinya menjadi teladan di Dukcapil batu Bara, malam itu ia gagal menjaga batas integritas pejabat publik. Sementara YD, sebagai honorer, terjebak dalam dinamika relasi hubungan atasan-bawahan.

Penangkapan Kepala Bidang (Kabid) Disdukcapil Batu Bara berinisial RY bersama tenaga honorer YD di sebuah penginapan di Kota Medan, Sabtu malam (14/11/2025), memicu reaksi dari tokoh pemuda setempat.

Menggapi ini, Acik Olan, tokoh pemuda Batu Bara, menilai insiden tersebut memperlihatkan adanya dugaan praktik perselingkuhan antara ASN dan non-ASN di lingkungan Disdukcapil.

“Seharusnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi pelayan masyarakat, bukan untuk melayani hasrat sesama tenaga honorer maupun ASN,” tegas Olan

Menurut Olan, perselingkuhan ini bukan kasus pertama dan sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat setempat.

Olan meminta agar Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian segera mencopot Plt Kepala Disdukcapil, yang dinilai sudah diingatkan, justru senyam senyum dan tidak menindak, baik memberi teguran secara lisan maupun tukisan.

Ia dianggap gagal menjaga kedisiplinan ASN dan tenaga honorer yang sering terlibat kasus perselingkuhan di kantor itu dibawah kepemimpinan Khaidir Lubis terkesan memfasilitasi dan melayani hasrat sesama tenaga honorer maupun ASN.

“Saya menduga Plt Kepala Disdukcapil melindungi pihak-pihak yang berbuat khianat di dinas itu. Sehingga mereka bebas dan meraja lela berbuat selingkuh karena tidak ada tekanan dan teguran dari pimpinan,” ujar Olan.

Olan menegaskan, Disdukcapil seharusnya menjadi pelayan masyarakat, bukan tempat bagi ASN dan TKS untuk menyalahgunakan jabatan atau menjalani hubungan terlarang.

Terpisah saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Dukcapil Batu Bara membenarkan kejadian itu terjadi diluar jam kerja, pihak ya menegaskan akan menindak kejadian itu.

“Kejadian diluar hari kerja, yaitu hari sabtu, dan lokasi juga di medan. Terkait sikap pasti Dinas akan tindak tegas perbuatan yang seperti ini karena sudah mencoreng nama Disdukcapil” tegasnya

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments