Garis62 – Batu Bara — Forum Komunikasi Antar Etnis (FKAE) Kabupaten Batu Bara mendapat apresiasi luas atas kesuksesannya menyelenggarakan Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD), sebuah agenda besar yang menjadi wadah persatuan sekaligus pelestarian budaya berbagai etnis di Batu Bara.
Salah seorang tokoh muda Melayu, Bambang Irawan, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada FKAE yang dinilainya berhasil menyatukan seluruh etnis dalam satu gerakan besar memelihara budaya lokal.
“FKAE mampu menunjukkan bahwa perbedaan etnis bukan penghalang untuk bersatu. Mereka membuat langkah besar untuk menjaga budaya Batu Bara tetap hidup dan berkembang,” ujar Bambang.
Bambang juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia PSBD yang bekerja tanpa lelah siang dan malam sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja keras tim panitia di semua lini.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya Bupati Baharuddin Siagian, Ketua DPRD, serta para sponsor seperti PT Sampantau dan PT Inalum, yang telah memberi dukungan penuh. Bambang turut mengapresiasi Wakil Ketua DPRD T. Rodial yang selama ini terus memberi perhatian besar terhadap kegiatan budaya ini.
Selain itu, Bambang menyebutkan bahwa banyak elemen masyarakat berperan aktif dalam mensukseskan PSBD, termasuk tokoh-tokoh senior seperti Muhammad Rafi, Suharto, Perlindungan Lubis, serta seluruh ketua etnis yang tergabung dalam FKAE. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran keamanan, khususnya Kapolres Batu Bara, yang memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan berlangsung tertib dan aman.
PSBD tahun ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, menampilkan beragam seni, budaya, dan tradisi dari berbagai etnis yang ada di Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini juga melibatkan sekolah-sekolah yang turut mengisi acara sebagai bentuk edukasi budaya kepada generasi muda.
Bambang menegaskan pentingnya mewariskan budaya kepada generasi berikutnya.
“Budaya harus kita pelihara sebagai penjaga persatuan dan kesatuan. Untuk Indonesia Jaya dan Batu Bara yang sejahtera, bahagia, dan menuju masyarakat madani. Generasi muda kita, terutama para pelajar, harus menjadi penerus budaya ini,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Bambang mengajak seluruh pemuda Batu Bara untuk mencintai, menjaga, dan mengembangkan budaya daerah.
“Pemuda harus berada di garis depan dalam merawat budaya. Ini warisan kita bersama, dan tanggung jawab kita menjaganya,” tegasnya.
PSBD Batu Bara kembali menjadi bukti bahwa kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan mampu melahirkan kegiatan budaya yang membawa dampak positif bagi daerah.




