Batubara – Garis62
Menjelang pembukaan Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) VII Kabupaten Batubara, sejumlah tetua etnis melakukan silaturahmi dengan Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson Nainggolan, Rabu (29/10).
Kegiatan tersebut dihadiri para tokoh dari berbagai etnis, antara lain Tionghoa (Agung Gunawan – Ketua Panitia), India Serumpun (Muhammad Rafik), Mandailing (Parlindungan Lubis), Toba (Pieter Raju Napitupulu), Jawa (Suharto), dan Minangkabau (Alfin Dani).
Dalam pertemuan itu, Kapolres Batubara menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PSBD VII, yang akan berlangsung di Lapangan Indra Sakti, Indrapura, mulai 31 Oktober hingga 30 November 2025. Ia berharap kegiatan ini menjadi ajang mempererat tali persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebhinekaan di Batubara.

Para tetua etnis menyampaikan apresiasi atas semangat kerukunan antar-etnis di Kabupaten Batubara, serta merasa bangga dan nyaman hidup berdampingan di wilayah yang menjunjung tinggi toleransi dan persaudaraan.
Sementara itu, Sekretaris Panitia PSBD VII, Muhammad Rafik, menegaskan bahwa PSBD merupakan bingkai demokrasi karena mempersatukan masyarakat dari berbagai etnis dan agama tanpa membedakan ras.
> “Budaya adalah tempat mempersatukan bangsa. Melalui PSBD ini, kita belajar menghargai perbedaan dan menjadikannya kekuatan untuk kemajuan Batubara,” ujarnya.
PSBD yang telah digelar sejak tahun 2003 ini sempat tertunda selama delapan tahun dan baru kembali dilaksanakan pada 2025. Panitia menyatakan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, dengan dukungan penuh dari aparat kepolisian serta seluruh elemen masyarakat.




